Tim Kuasa Hukum Peserta Perades Gagal Angkat Bicara Terkait Dugaan Penarikan Uang Iuran Akomodasi

Tim Kuasa Hukum Peserta Perades Gagal Angkat Bicara Terkait Dugaan Penarikan Uang Iuran Akomodasi

Pusat Bantuan Hukum (PBH) Lidik Krimsus RI perwakilan Blora Gelar konferensi pers terkait dugaan penarikan uang iuran akomodasi

ORBIT NEWS, Blora- Tim Kuasa Hukum peserta Perades yang tidak lolos gelar konferensi pers terkait dugaan penarikan uang iuran akomodasi, Jumat (25/02/2022).

Kabar kisruh terkait Perades Blora semakin memanas. Selain upaya menuntut Pemkab untuk memberikan rekom ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), guna membuka tabir yang menjadi polemik terkait kecurangan test CAT yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi. 

Kini malah santer terdengar terjadi perpecahan dari pencari keadilan tim peserta Perades gagal. Pasalnya akhir-akhir ini masyarakat Blora dihebohkan dengan dugaan adanya kabar penarikan uang kebersamaan untuk akomodasi peserta eks. gagal Perades.

Salah satu tim kuasa hukum dari peserta Perades gagal, menyatakan bahwa dugaan kabar uang iuran akomodasi tersebut agar menanyakan kembali ke eks. Peserta perades yang selama ini ikut aksi untuk mencari keadilan. Namun Terkait pemberitaan yang beredar, Pusat Bantuan Hukum (PBH) Lidik Krimsus RI perwakilan Blora merasa ada hal yang kurang tepat dan perlu diluruskan.

"terkait dugaan penarikan iuran bagi peserta perades yang gagal untuk pelaksanaan acara- acara yang ada sama sekali PBH Lidik Krimsus RI tidak pernah mengetahuinya," ucap Prasetyo Budi Utomo, selaku wakil ketua PBH Lidik Krimsus Blora, Jumat (25/02/2022).

"itu uangnya kemana dan siapa yang menarik saya sangat menyayangkan berita-berita tersebar di luar bahwa ada iuran penanganan dari para peserta perades ini dan kemana uang ini. Karena saya sebagai wakil ketua Lidik Krimsus untuk membantu peserta gagal laporan kemana- mana itu adalah pakai uang sendiri," ungkapnya.

Prasetyo juga menegaskan bahwa PBH Lidik Krimsus RI tidak bekerja sama maupun memiliki korelasi hukum terhadap Ormas atau LSM manapun.


Editor: red

Komentar

Terkini