Bocah Plosok Hutan Ingin Pentas Wayang di Depan Bupati Dan Gubernur

Bocah Plosok Hutan Ingin Pentas Wayang di Depan Bupati Dan Gubernur

Nurcha sedang memainkan wayang buatannya

ORBIT NEWS, Blora - Tinggal di pelosok hutan, bercita-cita ingin menjadi dalang dan keinginan untuk melestarikan seni budaya warisan leluhur, seorang bocah berusia 15 tahun warga Dukuh Kali Klampok, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuat wayang sendiri dari bahan kardus bekas, keber dari karung bekas, serta diiringi musik dari YouTube.

Usut tak usut bocah tersebut bernama Nurcha Widyan (15), yang kini duduk di bangku kelas 9, SMP N 2 Jepon, dan saat awak media mendatangi lokasi, nampak puluhan Wayang dari kardus bekas berbagai lakon dipajang rapih disebuah jagat kecil (gedebok pisang tempat menancapkan wayang) di atas sandaran ruang tamu rumahnya.
 
Bahkan nampak warna-warni menarik layaknya pakaian dan aksesoris wayang yang biasa ditampilkan oleh para dalang profesional, tak hanya itu, di bagian belakang wayang itu terdapat beberapa kalimat yang menerangkan nama dan peran lakon wayang tersebut. 

"Saya bercita- cita ingin jadi dalang mas. Saya, juga ingin, jika sudah bisa mendalang dan punya wayang, ingin di ijinkan pentas di depan Bapak Bupati Arief Rohman dan Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo," ucap Nurcha sambil berkaca-kaca, Jumat (24/06/2022).

"Ini ada 30 lebih wayang yang saya buat mas bahkan ini buat lagi, untuk iringan musiknya saya pakai YouTube," imbuhnya.

Sementara itu Sulastri (62) nenek dari Nurhca menceritakan bahwa cucunya tersebut mencintai wayang sudah sejak kecil, dia hanya bisa mendukung dan mendoakannya agar cita- cita yang diimpikan cucunya itu tercapai.

"Cul alit kulo seng ngopeni mas, wong tuo nipun sampun pisah, satunggal di Palembang, satunggal teng Jakarta, kulo seng ngopeni kaleh Mbah Kunge mung saget ndoake, mugi napa seng dipingini kawujud," ungkapnya.

"Kadang Kulo ajak teng sawah nek bakdo wangsul sekolah, bakdo niku mantuk keng sawah bocahe ndamel wayang, pripun meleh nggeh mesake badhe kulo tumbaske nggeh sanjange mboten usah, mboten purun ngrepotke," mugio dadi dalang tenan mas," tangisnya sambil menggunakan bahasa Jawa Blora.


Editor: red

Komentar

Terkini