Vonis Terhadap Terdakwa Kasus Perades Ringan, Masyarakat Blora Kecewa  

Vonis Terhadap Terdakwa Kasus Perades Ringan, Masyarakat Blora Kecewa  

ORBITNEWS, Blora - Vonis 5 bulan yang dijatuhkan kepada para terdakwa kasus pemalsuan dokumen  pada hari ini jelas menciderai rasa keadilan, publik termasuk ribuan Capraga, Pemuda Pancasila dan PKN menganggap persidangan tidak mampu melihat kasus Perades ini sebagai kasus besar.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Blora, Munaji menilai  persidangan tidak melihat tekanan publik sebagai bagian dari penilaian dalam memberikan vonis, demo berjilid-jilid, termasuk demo terakhir di depan Pengadilan Negeri Blora tidak dianggap sebagai bentuk aspriasi dan harapan publik terhadap penegakan keadilan dalam kasus Perades ini.

"Persidangan tidak sensitif terhadap besarnya perhatian masyarakat Blora, seharusnya persidangan melihat fakta sosial bahwa jual beli jabatan dalam Perades sudah bukan rahasia umum, sehingga tidak hanya melihat fakta hukum yang nampak di persidangan, tapi juga mengembangkan kasus  sampai pada akar kasus yaitu jual beli jabatannya," ucap Munaji, Kamis (22/09/2022).

Ketua LSM PKN Sukisman menyampaikan, "ini adalah drama penegakan hukum, dan hal ini sudah kami duga sebelumnya, bahwa tuntutan ringan yang hanya 6 bulan, maka kami menduga akan diputus dibawahnya atau bahkan diputus percobaan, meski akhirnya di vonis kurungan 5 bulan, jelas ini adalah drama peradilan yang sangat sempurna," ucapnya.

"Selain itu bahwa kasus pemalsuan dokumen hanyalah sebagai modus dalam kecurangan tes Perades, seperti juga kecurangan tes CAT hanyalah modus untuk merekayasa hasil tes Perades, persidangan seharusnya mampu membaca motif dari kecurangan tes Perades ini, yaitu adanya jual beli jabatan," imbuh Sukisman.

Dyan Puspita mewakili Capraga menambahkan bahwa, "penegakan hukum bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan, vonis 5 bulan ini terlalu ringan dan tidak memberi efek jera, termasuk kepada pelaku yang belum dilaporkan ataupun pelaku yang sedang di proses APH," ucapnya.

"Oleh karena itu, Capraga bersama PP dan PKN akan melanjutkan upaya membongkar kejahatan ini dengan menambah aduan Desa-desa lain terkait kecurangan dalam tes Perades ini," imbuhnya.


Editor: red

Komentar

Terkini