Pemdes Keser Akhinya Kembalikan Uang BLT DD dengan Dalih Sumbangan Pembangunan Mushola

Pemdes Keser Akhinya Kembalikan Uang BLT DD dengan Dalih Sumbangan Pembangunan Mushola

Bupati arief rohman memantau langsung pengembalian uang //redaksi

ORBITNEWS, Blora - Gonjang ganjing potongan atau iuran dari dana bantuan kembali terjadi di Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, kali ini yang terjadi Pemotongan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), seperti yang di beritakan orbitnews.id pagi tadi.

Lantaran videonya viral dimedia sosial, pada hari ini Pemdes Keser mengumpulkan warga dan mengembalikan uang iuran dari BLT DD yang di setor beberapa hari kemarin dengan dalih sumbangan untuk lanjutan pembangunan Mushola, Senin (26/09/2022).

Di temui oleh awak media orbitnews.id, Soedjono selaku Kades Keser mengatakan, "ide iuran tersebut berawal dari sosialisasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada bulan Juli, ketika Keluarga Penerima Manfaaat (KPM) akan menerima bantuan dan harus vaksin, gagasan tersebut muncul ketika salah satu warga menanyakan terkait pembangunan Mushola di area kantor Balaidesa Keser," ujarnya.

Lebih lanjut Kades Soedjono mengatakan, "Monggo (Silahkan) kalau mau menyumbang Mushola yang masih blangkrah (belum/lama tidak terurus) pada dasarnya tidak ada paksaan, seiklasnya para KPM dan mereka mulai iuaran di tahap kedua dan tahap ketiga, ada yang menyumbang iuran besarnya Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000 dan ada juga yang tidak menyumbang," kata Kades.

Terkait pembangunan Mushola Kades Keser juga menjelaskan, "pembangunan mushola tersebut di mulai tahun 2020 angaranya di ambilkan PADes, salah satunya dengan lelang bondo desa, untuk jumlah iuran warga totalya mencapai Rp. 14.600.000, KPM memberikan iuran setelah menerima BLD DD yang di terimanya dari Desa Nglangitan, jadi setelah menerima mereka langsung ke kantor Desa Keser untuk memberikan iuran pembangunan Mushola," terangnya.

"Untuk penciran BLT DD ada tiga tahap, bulan Juli, bulan Agustus dan terakhir bulan September, iuran KPM ini terjadi di tahap kedua dan ketiga," tandasnya.

Hasil iuran KPM total Rp. 14.000.000 tersebut di serahkan kembali ke KPM, jumlah KPM nya ada 102, dari Dukuh Keser ada 20 KPM, Dukuh Kalirejo 20 KPM, Dukuh Dukoh 21 KPM, Dukuh Geneng 21 KPM dan Dukuh Bengir ada 20 KPM, data amal jariyah Mushola yang di peroleh mulai tahap satu ada 37 KPM dengan iuran Rp. 100.000 dan satu warga Rp. 50.000, tahap kedua ada dua kali pertama 87 KPM dengan besaran iuran Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000 dan tahap kedua iuran ada 63 KPM yang iuranya Rp. 100.000.


Editor: red

Komentar

Terkini