Maraknya Penggunaan Racun dalam Perburuan Ikan di Sungai, Membuat Ikan Susah Berkembang Biak

Maraknya Penggunaan Racun dalam Perburuan Ikan di Sungai, Membuat Ikan Susah Berkembang Biak

ORBIT NEWS, Labuhanbatu - Mungkin sudah menjadi kebiasaan dan rutinitas, setiap aliran sungai Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu ini, disaat air surut pelaku ilegal fishing khususnya dengan cara meracuni ikan beraksi.

Berdasarkan UU Perikanan No30 Tahun 2009 pasal 84 disebutkan bahwa, menangkap ikan dengan bahan berbahaya dapat diancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda 1,2M.

Kemudian, untuk tembusannya kita hanya membutuhkan 3 alat bukti :

1.Video saat bahan berbahaya itu dilarutkan
2.Lokasi dan tempat kejadian perkara (TKP)
3.Bukti fisik kerusakan lingkungan atau bukti ikan yang mati

Eko Tri Utomo, awak media orbitnews.id menambahkan, "Langkah selanjutnya tinggal melaporkan ke pihak berwajib, hal ini dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku ilegal Fishing," tegasnya.

"Hasil pantauan awak media Orbitnews.id, pada hari Sabtu (28/05/2022) siang tadi sekira pukul 14.15 Wib, dialiran sungai Perbaungan Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yang kami ketahui aliran sungai tersebut tembus sampai sungai di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pangkatan, tepatnya di belakang pemukiman warga,"imbuhnya.

Ponijan (46), salah seorang warga mengungkapkan, "susah sekarang mencari ikan di aliran sungai Perbaungan ini, akibat adanya sejumlah warga yang sebelumnya meracuni ikan dialiran sungai ini menggunakan insektisida, tuba dan detrum, akhirnya ikan di sungai ini sulit untuk berkembang biak," Tutupnya.


Editor: red

Komentar

Terkini