Surat Pernyataan Diatas Materai Bagi Pelaku Pencurian TBS

Surat Pernyataan Diatas Materai Bagi Pelaku Pencurian TBS

ORBIT NEWS, Labuhanbatu - Terbitnya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 2 Tahun 2012 tentang batasan tindak pidana ringan (Tipiring) dan jumlah denda dalam KUHP, sangatlah mengguntungkan bagi pencuri sawit, sebab setiap pencuri yang ditangkap dan barang bukti nya nilainya tidak melebihi Rp 2.500.000 (Dua juta lima ratus ribu rupiah) ketika diserahkan ke penegak hukum, beberapa jam kemudian bisa bebas kembali (pelaku), karena perkaranya diklasifikasikan tindak pidana ringan (Tipiring).

Tentunya dengan Perma Nomor 2 Tahun 2012 ini sangatlah berdampak buruk bagi seluruh pemilik perkebunan perseorangan, khususnya di Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari hasil pantauan awak media Orbitnews.id, pada hari Selasa (31/05/2022), sekira pukul 12.00 Wib, di area lokasi TKP (tempat kejadian perkara),
"Memang benar adanya 1 orang pelaku pencurian TBS (Tandan buah segar) yang berhasil diamankan dilahan sawit kakek Yn (73) ,"jelasnya.

Terpisah, kakek YN (73) atau pemilik perkebunan sawit ini mengungkapkan bahwa, "1 pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) di perkebunan miliknya Berhasil kami tangkap," ucapnya.

Kemudian, dilanjutkannya kembali, "untuk proses kita jalur musyawarah kekeluargaan aja mas, karena pihak kami pun mengetahui bahwa apabila kami laporkan tindak pidana pencurian sawit ini kepada penegak hukum percuma mas, supaya pelaku ini tidak mengulanginya lagi kita memberikannya sangsi, berupa surat pernyataan diatas materai," tegasnya.


Editor: red

Komentar

Terkini