Tersinggung di Facebook, Sekelompok Remaja Lakukan Penganiayaan

Tersinggung di Facebook, Sekelompok Remaja Lakukan Penganiayaan

ORBIT NEWS, Labuhanbatu - Kurang dari 24 jam, sekelompok remaja berinisial SG (19), IN (17), AN (17), dan DN (15) diringkus satuan Reserse Kriminal (satreskrim) Polres Labuhanbatu atas kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap korban berinisial ApB (19) di SPBU Hoklie, Kecamatan Rantau Selatan (ransel) pada Minggu (29/05/2022) sekira pukul 00.15 Wib.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki saat menggelar konferensi pers, Sabtu (04/06/2022) di Mapolres Labuhanbatu menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, penganiayaan terjadi akibat salah satu pelaku merasa tersinggung saat komunikasi di media sosial Facebook.

"Dari penyelidikan yang dilakukan, penganiayaan terjadi saat salah satu pelaku tersinggung ketika komunikasi di Facebook," jelas kasat Reskrim AKP Rusdi Marzuki.

Kasat mengatakan, "peristiwa itu terjadi pada Sabtu 28 Mei 2022 lalu, sekira pukul 22.00 Wib, saat itu, korban bersama satu temannya tengah nongkrong di SPBU Hoklie, korban melihat 1 unit sepeda motor yang dikendarai 2 orang pemuda dengan membawa 1 potong kayu panjang (Broti) datang mendekati mereka dengan jarak sekitar 7 meter," jelasnya.

"Saat kedua pelaku ingin melakukan penganiayaan, kedua korban langsung lari menyelamatkan diri masing-masing karena korban melihat beberapa sepeda motor datang untuk mengejar mereka yang merupakan teman pelaku berjumlah lebih dari 10 orang, naas, korban berinisial ApB berhasil dijatuhkan dan dianiayai oleh pelaku," kata Kasat.

Mendapat aduan dari warga telah terjadi penganiayaan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Labuhanbatu melakukan interogasi awal terhadap korban di rumah sakit umum daerah (RSUD) Rantauprapat dan mendatangi TKP untuk mengumpulkan alat bukti berupa rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi.

"Dari rekaman CCTV tersebut terlihat pelaku yang dikenali berinisial IN, kemudian Tim bergerak cepat dan menangkap IN serta SG di jln Gatot Subroto, Kecamatan Rantau Selatan pada hari Senin, 30 Mei 2022 sekitar pukul 02.00 Wib, kemudia petugas melakukan pengembangan dan kembali menangkap AN dan DN di tempat terpisah," jelas Kasat.


Editor: red

Komentar

Terkini