Dituding Gelapkan Gaji Aparat di Maktihan, PJ Kades Krispinus: Saya Bayar Orang (Staf) yang Pegang SK

Dituding Gelapkan Gaji Aparat di Maktihan, PJ Kades Krispinus: Saya Bayar Orang (Staf) yang Pegang SK

ORBIT NEWS, Malaka - PJ Kepala Desa Maktihan Krispinus Klau menjawab tudingan terkait berita yang menyeret namanya dalam urusan pembayaran gaji terhadap sejumlah Aparat (Staf) Desa di Maktihan Kabupaten Malaka yang diberitakan oleh Media Online HRC Pada Jumat, (10/06/2022).

Krispinus Klau ketika ditemui di kediamannya di Maktihan pada Sabtu, (11/06/202) menguraikan secara rinci terkait isu yang beredar luas di kalangan masyarakat yang turut menyeret namanya dalam urusan pembayaran gaji pada beberapa orang Aparat (Staf) Desa di Maktihan hingga hal itu dijadikan isu yang digiring oleh beberapa orang mantan 'Oknum Aparat (Staf) di Desa tersebut.

Kronologi pemberitaan pada tanggal Jumat, (10/06/2022) itu, menurut PJ Kepala Desa Maktihan, "sangat tidak masuk akal, yang dimaksud tidak masuk akal itu karena kejadian lain, lalu di berita lain", katanya.

Dijelaskan PJ Krispinus, "yang benarnya itu kalau kata 'Penggelapan Dana' (Uang) terkecuali Saya sebagai Penjabat Kepala Desa Maktihan tidak membayar Gaji Perangkat saya, namun faktanya saya bayarkan semua hak mereka dan pembayaran itu berdasarkan SK yang ada," jelasnya.

"Kaitan dengan yang di berita itu menurut saya sangat keliru karena mereka, beberapa (mantan perangkat lama) yang telah diberhentikan tahun lalu tidak bisa klaim lagi hak (Gaji) di tahun ini karena SK mereka hanya berlaku sampai dengan Desember 2021, aturan untuk SK Perangkat Desa itu jelas bahwa dia hanya berlaku satu tahun," imbuhnya.

"Kalau mau tuntut hak bukan disini lagi tempatnya, atau jika memang ada pihak yang masih belum puas dipersilakan untuk gugat berdasarkan SK yang ada pada mereka masing masing," tegasnya.

Sementara Camat Malaka Barat, Gregorius Leki Nahak, S fil, ketika dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, "persoalan di Desa Maktihan sudah selesai, ia mengatakan PJ Kepala Desa Maktihan sudah kami dengar penjelasannya terkait hal tersebut dan sudah ada penyelesaian, menurutnya kejadian itu bukan masalah besar namun hanya kurang komunikasi antara Penjabat dengan Aparat Lama dan itu hampir terjadi di semua Desa di Kecamatan Malaka Barat," ucapnya. (Yan klau)


Editor: red

Komentar

Terkini