Diduga KKN, Kongkalikong Oknum, Dispora Pemprov Jatim, Dalam Proyek Lelang Perbaikan Jogging Track Lapangan Dispora Pemprov Jatim

Diduga KKN, Kongkalikong Oknum, Dispora Pemprov Jatim, Dalam Proyek Lelang Perbaikan Jogging Track Lapangan Dispora Pemprov Jatim

Foto : Istimewa/Wahyu Tj/Orbitnews.Id/Dok.

ORBIT NEWS, Surabaya - Kronologis Kasus Kolusi Project Jogging Track, Nama paket pekerjaan : Pekerjaan Konstruksi Perbaikan Jogging Track Lapangan Dispora Jawa Timur. Nilai Pagu anggaran Rp. 22.250.000.000,- "Ungkap, Subandi B, sebagai Ketua DPD LSM Gmas Ponorogo Jatim", Rabu, (15/06/2022).

Peserta yang lolos dalam kualifikasi, PT. Murti Cahaya Wirasaba dg penawaran Rp. 17.9 milyar dan PT. Tata Kreasindo RP. 21.5 milyar. Hasil BAHP tim Pokja pemenang lelang adalah PT. Murti Cahaya Wirasaba dengan penawaran Rp.17.9 milyar. Setelah penetapan pemenang dari tim Pokja pada masa sanggah tidak ada sanggahan dari peserta.

Pada masa penerbitan SPPBJ, hingga jadwal lelang selesai, PPK atas nama ibu Dra. Vitri Rahmawati, M. SI, tidak menerbitkan SPPBJ, tidak pula menolak hasil BAHP dari tim Pokja. Sehingga ibu Vitri dengan jelas telah melakukan perbuatan melawan hukum menghambat proses tender yang notabene adalah program pembangunan dari Negara. 

Setelah ditelusuri ternyata, Ibu Dra. Vitri Rahmwati M. SI, sudah tidak lagi menjabat diposisi sebagai PPK yang berwenang Beliau sudah di ganti sebagai PPK oleh Kadinas tanpa melalui aturan yang ditetapkan LKPP. Pengganti baru namanya Bpk. Wahab, kasus ini cukup menarik karena pergantian PPK tidak prosedural, sesuai aturan LKPP pergantian PPK harus disampaikan ke Pokja, oleh tim pokja akan dimasukkan ke sistem dan dalam dokumen addendum lelang LPSE akan muncul pergantian PPK. 

Jadi yang cukup menariknya disini adalah mengenai Bu Vitri, sebagai dalam posisi jabatannya di PPK yang sah secara legal, tidak bisa berbuat apa apa. Karena sudah di gantikan ditengah jalan oleh Oknum diduga Kadinas pemprov Jatim. Tetapi PPK baru juga tidak bisa berbuat apa apa dalam kebijakannya yang baru diemban dalam tugas barunya sebagai PPK baru, "Karena cacat hukum tidak secara prosedural, Tambahnya".

Motif apa Oknum diduga Kadinas pemprov jatim berbuat yang demikian?  Indikasinya seperti ada upaya- upaya untuk menjegal atau menggagalkan Pemenang nomor, 1 dan merubah ke pemenang nomor, 2 disehingga akhirnya selisih harga penawaran 3, 5 milyar bisa buat pesta pora Kadinas pemprov Jatim, " Tutup, Subandi. B, dalam wawancaranya kepada Awak Media Orbitnews. Id, Via Jarak Jauh Aplikasi WhattAppnya, Rabu, (15/06/2022). (Wahyu Tj)


Editor: red

Komentar

Terkini