Lahan Tanah di Sekitaran SDI Bikane Merupakan Milik Suku Oepikan Desa Beaneno

Lahan Tanah di Sekitaran SDI Bikane Merupakan Milik Suku Oepikan Desa Beaneno

Bapak Aloysius Nurak Bersama Bapak Gabriel Manek Lon Suku Oepikan Desa Beaneno Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka NTT

ORBIT NEWS, Malaka - Lahan di sekitar tempat berdirinya Gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Bikane di Desa Beaneno Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka NTT mendadak diklaim oleh oknum kepala sekolah, Rabu (22/06/2022).

Kemudian disampaikan salah satu Orangtua yang merupakan Juru bicara dari suku Oepikan Bapak Gabriel Manek Lon Menyampaikan, "Tanah ini merupakan milik suku Oepikan dihibahkan untuk mendirikan bangunan Gedung Sekolah SDI Bikane sejak tahun 1987 dengan luas tanah 3500m²," ucapnya.

Dikatakan lagi, "Tanah ini pertama diberikan pada tahun 1987 oleh Bapak Fransiskus Asa Bria yang notabenenya bukan pemilik tanah dan Frans Asa ini juga bukan pemilik tanah di sekitaran SDI Bikane tersebut, karena dia (red) dulunya merupakan tokoh masyarakat bukan pemilik lahan tanah," pungkasnya.

"Dan dilanjutkan pada tahun 1989 juga diperbaharui penyerahan tanah,dan isi dari hasil itu tidak di rubah,dengan berbagai pertimbangan dalam pertemuan itu bahwa tanah Ulayat ini dari warisan suku Oepikan bukan miliki oknum", Tegas Gab.

"Pembaharuan terakhir penyerahan tanah ini juga oleh suku Oepikan pada tahun 2019 untuk ahli waris oleh suku kami Oepikan atas nama Magdalena Mutik dengan diberikan tanah lagi dengan ukurun tanah 189m X142m Sehingga luas tanah itu sekitar ± 3,5 ha karena ada penambahan ukuran tanah disekitaran SDI Bikane", jelas mantan Kepala Desa dua periode ini.

Gab juga menambahkan juga, "Pada tanggal 6 September 2021 itu ada pengukuran ulang luas tanah untuk sekolah yang sekarang sudah di bangun ini dengan ukuran 3500m² oleh tim terpadu dari kabupaten yang sesuai atas nama Magdalena Muti sebagai ahli waris dari suku Oepikan," imbuhnya.

Gab Manek yang berprofesi sebagai Ketua Komite di salah satu SMA di Kecamatan Sasitamean ini juga menegaskan bahwa, "Kita sudah mengadakan klarifikasi terkait pengklaiman tanah ini oleh oknum kepala sekolah serta beberapa masyarakat Bikane, dan sudah di ACC oleh Pemda serta dinas terkait,seperti dinas pertanahan dinas pendidikan dan langsung di pasang patok pilar di setiap sudut sesuai dengan ukurun yang ada," jelasnya.


Editor: red

Komentar

Terkini