Anak Tidak Naik Kelas, Beberapa Orang Tua Murid Kecewe Dengan Kepala Sekolah

Anak Tidak Naik Kelas, Beberapa Orang Tua Murid Kecewe Dengan Kepala Sekolah

Foto Doc : Salah satu Orang tua Murid SDI Tabene Yoseph Seran Beilulik

ORBIT NEWS, Betun - Akibat dilanda wabah Covid-19 sejak 2019, anak sekolah diliburkan dan mereka disuruh belajar online dari rumah, selain belajar online murid juga diberikan tugas rumah oleh guru tempat mereka bersekolah. 

Terkadang anak tidak naik kelas bukan karena malas belajar, tetapi ada penyebab lain yang bisa mempengaruhi proses pembelajaran anak-anak yang tinggal kelas, termasuk salah satu konsekuensi dari hasil perbuatan dan cara pembelajaran kurang maksimal oleh guru dan orang tua murid.

Informasi yang dihimpun oleh awak media orbitnews.id menyebutkan, jumlah siswa yang tidak naik kelas di SDI Tabene mencapai 32 anak, jumlah terbanyak berada di Kelas 3, 4 dan 5 yang jumlahnya mencapai 32 anak itu.

Yoseph Seran Beilulik dengan nada Kesal mengatakan, "Saya merasa sangat kesal dan kecewa dengan tindakan seorang Kepala Sekolah dan Wali murid, yang tidak ada pertimbangan untuk menaikan kelas anak saya," Tegasnya.

"Kepala sekolah tidak punya tanggung jawab 
terhadap Wali murid, yang salah itu anak didik atau Guru, sampai anak-anak kami banyak yang tidak naik kelas, ada apa ?," imbuhnya.

Beilulik membeberkan, "Sudah tiga tahun mulai dari tahun 2019 itu merupakan tahun Pandemi Covid19, dimana guru-guru tidak mengajar, dan anak-anak juga tidak sekolah dan diliburkan, tiba-tiba divoniskan anak ini bodoh, lalu anak itu bodoh yang gagal siapa,? guru atau orang tua murid ? dan tidak mampu itu Kepala Sekolah karena tidak merangkul gurunya untuk mengajar anak didik," pungkasnya.

Lanjutnya," Jadi gurunya tidak masuk mengajar Kepala Sekolah juga tidak mengontrol para gurunya untuk mengajar anak didik, maka anak sudah bodoh bilang anak bodoh, ini namanya menelantarkan anak didik," pungkas lagi Beilulik.


Editor: red

Komentar

Terkini