Seleksi Perades di Pati Diduga Ada Praktik Jual Beli Jabatan

Seleksi Perades di Pati Diduga Ada Praktik Jual Beli Jabatan

Demonstrasi Forum Calon Perangkat Desa Gagal (Capraga).

ORBIT NEWS, Pati – Puluhan masa yang tergabung dalam Forum Calon Perangkat Desa Gagal (Capraga) Kabupaten Pati lakukan aksi demo di depan Pendopo Kabupaten Pati, Capraga menduga seleksi perangkat desa (Perades) yang digelar tengah April lalu sarat dengan traksaksi jua beli jabatan.

Mereka menduga nilai transaksi yang ditawarkan mencapai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Dugaan itu diungkapkan saat mereka menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati dan Gedung DPRD Pati, Rabu (20/07/2022).

Dalam aksi itu, mereka membawa sejumlah poster bernada protes dan tuntutan agar kasus dugaan kecurangan di seleksi perangkat desa diusut. Salah satu poster yang dibawa menunjukan menu harga sesuai jabatan yang diinginkan.

Poster ini ditegaskan lagi Muhammad Chundori, orator aksi. Pihaknya menduga ada jual beli jabatan dalam pengisian Perangkat Desa di Kabupaten Pati pada 16 April lalu.

”Dari menu, Carik (Sekretaris Desa) Rp 1 miliar, Kadus (Kepala Dusun) 750, Kaur (Kepala Urusan) Rp 500. Itu informasi yang kami dapatkan,” ujar Chundori kepada awak media di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati.

Pihaknya juga menduga adanya kecurangan lainnya dalam pengisian perangkat desa. Salah satu, hal yang menguatkan dugaannya itu adalah ada seorang peserta yang tidak mengisi tes matematika namun mendapatkan nilai.

”Ada manipulasi IT. Yang bisa membongkar itu adalah tes audit forensik dari Polda. Kita menuntut usut tuntas jual beli jabatan. Sudah kami laporkan ke pihak kepolisian,” kata dia.


Editor: red

Komentar

Terkini