11 Rumah Terbakar, Polsek Alas Bersama Koramil dan Warga Bahu Membahu Padamkan Api

11 Rumah Terbakar,  Polsek Alas Bersama Koramil dan Warga Bahu Membahu Padamkan Api

ORBIT NEWS, Sumbawa Besar,NTB - Warga di Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, heboh. Pasalnya, terjadi kebakaran yang menghanguskan 11 rumah warga setempat, Kamis (28/07/2022) sore, sekitar pukul 17.20 Wita. Dalam kejadian ini, enam rumah rata dengan tanah, lima rumah lainnya rusak ringan. 

Kapolres melalui Kapolsek Alas, AKP. Djoko Rahmat Santoso Gatot mengatakan, kebakaran ini terjadi tepatnya di RT 01, RW 03, Dusun Otak Desa. Rumah yang rata dengan tanah merupakan milik Jamaluddin (70), Fitranuddin (51), Hasanuddin (39), A. Yani (58), Hamzah (63) dan Hermawansyah (47). Sementara rumah milik lima warga lainnya, yakni Syafruddin AR (50), Saiful Bahri (55), Samsuddin (50), Ramlah (70) dan Jubaedah (55). 

Djoko, akrab perwira ini disapa mengungkapkan, kebakaran ini berawal dari dugaan terjadinya konsleting arus listrik. Hal ini terjadi di rumah A.Yani yang kemudian merembet ke rumah kainnya. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di rumah. Selain mengakibatkan enam rumah hangus dan rata dengan tanah, serta lima unit Rumah rusak ringan, sebuah mushalla juga ikut terdampak. 

Melihat kejadian tersebut, seluruh masyarakat yang ada di sekitar TKP melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Tetapi api belum bisa di padamkan. Pukul 17.45 wita, tiga unit pemadam kebakaran tiba di TKP. Kemudian membantu masyarakat untuk memadamkan api tersebut. 
Pemadaman Api dilakukan oleh petugas pemadam, dibantu personel Polsek Alas dan Koramil Alas, serta masyarakat setempat. Api baru bisa dikuasai sekitar pukul 18.30 Wita. Api cepat membesar karena rumah milik warga tersebut merupakan  rumah panggung. 

Selain itu, saat kejadian, angin berhembus cukup kencang, sehingga menyebabkan api cepat menyebar. Serta sempitnya jalan menuju TKP membuat Damkar kesulitan untuk memadamkan Api.

Djoko menambahkan, hingga saat ini warga sekitar masih membantu untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mengamankan barang-barang yang bisa diselamatkan. Anggotanya juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi, untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal. 

Diperkirakan, kerugian materiel dalam peristiwa itu mencapai Rp 500 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. [adt.red]


Editor: red

Komentar

Terkini