RAKIT TRADISIONAL, ALTERNATIF PENYEBRANGAN  DESA KLIET   RANTO PEUREULAK 

RAKIT TRADISIONAL, ALTERNATIF PENYEBRANGAN  DESA KLIET   RANTO PEUREULAK 

ORBITNEWS, ACEH TIMUR,- Debit air semakin tinggi di desa beurandang yang membuat jembatan penyeberangan tenggelam oleh banjir. Banjir kali ini membuat Transportasi terputus di beberapa titik jalan negara terutama di jembatan desa berandang sampai ke jembatan Syahbandar kecamatan peunaron.

“sudah hampir 4  hari transportasi lumpuh total, hanya kendaraan besar yang bisa melewati arus banjir sedangkan kenderaan lainnya terpaksa harus menunggu banjir surut”. kata salah seorang pengguna rakit penyebrangan Subki.S.Sos.I.M.H ka. KUA Kecamatan Peunaron.

“Lokasi banjir terparah di daerah desa berandang dan desa Kliet kecamatan Ranto Peureulak yang mengakibatkan transportasi  jalan di dua desa tersebut lumpuh total.” Tambah nya

Subki menambahkan Bagi warga yang ingin melintas dan melewati jalan tersebut terpaksa menggunakan Rakit tradisional yaitu rakit kayu red.untuk warga dan kenderaan Roda dua yang bisa naik rakit , sedangkan roda empat terpaksa balik arah karena debit air sudah meninggi, 

“Ini adalah ujian Allah SWT kepada kita, semoga kita tabah dan tawakal menerimanya, dan mari sama-sama kita berdoa agar banjir secepatnya surut supaya bisa beraktivitas kembali seperti biasa dengan harapan kepada pihak terkait dan juga elemen masyarakat lainya agar ikut serta membantu mengulurkan tangan bagi saudara kita yang menimpa musibah banjir ini,  kepada semua pihak turut memantau situasi serta evakuasi warga apabila ada  warga yang membutuhkan bantuan “. Tutup subki.


Editor: red

Komentar

Terkini