PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI 10 PROGRAM POKOK PKK

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI 10 PROGRAM POKOK PKK

ORBITNEWS, Bangka,- Dalam upaya mencapai terjadinya perbaikan kesejahteraan hidup bagi setiap individu maupun masyarakat luas, dalam pengertian sehari-hari sering kali disebut sebagai upaya pembangunan. Lalu, pembangunan merupakan segala upaya yang terus-menerus ditunjukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dan bangsa yang belum baik, atau untuk memperbaiki kehidupan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. 
Pembangunan merupakan tindakan secara terencana untuk melakukan perubahan suatu keadaan atau kondisi ke arah yang lebih baik sesuai dengan yang diinginkan dengan jalan yang tidak menimbulkan kerusakan, tetapi justru mengoktimalkan sumber daya yang tersedia dan mengembangkan potensi yang ada (Duadji 2014). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat diperlukan karena masyarakat merupakan subjek pembangunan yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya secara mandiri. Salah satu harapan dari pembangunan adalah bahwa hasil dari pembangunan akan dapat dinikmati masyarakat sampai di lapisan yang paling bawah. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan merupakan konsep dari paradigma pemberdayaan.

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu upaya untuk membangun kesadaran suatu individu maupun kelompok untuk membangkitkan potensi yang ada di dalam diri agar dapat memandirikan diri sendiri maupun kelompok masyarakat. (Mardikanto dan Soebiato, 2015), menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat yang dalam kondisi sekarang tidak mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain, pemberdayaan bertujuan untuk memandirikan serta mensejahterakan masyarakat. 

Kesejahteraan keluarga menjadi salah satu tolak ukur dan barometer dalam pembangunan, karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang akan berpengaruh besar terhadap kinerja pembangunan. Salah satu bentu kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, Pasal 1 Ayat 5 yang berbunyi: “Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga  adalah Gerakan dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, menuju terwujudnya Keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang maha esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender, serta kesadaran hukum dan lingkungan. Kesejahteraan keluarga menjadi tujuan utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan wadah bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki perempuan agar secara mandiri mempunyai keterampilan dan keahlian dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi secara mandiri melalui peningkatan kapasitas dan kualitas hidup. Pelaksaan Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bertujuan sebagai penggali, pengembangan potensi masyarakat khususnya keluarga, pembina, motivator, serta penggerak prakarsa, gotong royong dan swadaya perempuan dalam pembangunan sebagai bagian integral dalam mewujudkan pembangunan partisipatif. Sebagai sarana partisipasi perempuan dalam pembangunan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga diharapkan dapat memberi manfaat bagi perempuan melalui program-program yang dijalankan.


PROGRAM POKOK PKK
Dalam menjalankan organisasinya, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga memiliki 10 Program Pokok PKK untuk mencapai tujuan organisasinya. Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga bertujuan memberdayakan keluaraga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, lahir dan batin. Adapun 10 Program Pokok PKK, yaitu:
Program Penghayatan dan Pengamalan Pancasila merupakan pembentukan dan penumbuhan karakter Keluarga melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghayatan dan pengamalan Pancasila dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Program Gotong Royong merupakan peningkatan kesadaran Keluarga dalam membangun kerja sama antar-Keluarga, warga, dan kelompok masyarakat untuk mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Program Pangan merupakan peningkatan ketahanan pangan Keluarga dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki sesuai kearifan lokal.
Program Sandang merupakan peningkatan penggunaan dan pemanfaatan sandang produksi dalam negeri sesuai moral budaya bangsa Indonesia.
Program Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga merupakan peningkatan kesadaran Keluarga dalam mewujudkan rumah sehat dan layak huni serta kesadaran hukum tentang kepemilikan rumah.
Program Pendidikan dan Keterampilan merupakan peningkatan kesadaran Keluarga dalam peningkatan pendidikan dan keterampilan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Program Kesehatan merupakan penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan derajat Kesehatan Keluarga dan lingkungan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Program Pengembangan Kehidupan Berkoperasi merupakan penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan taraf hidup Keluarga melalui kehidupan berkoperasi dan pengembangan ekonomi lainnya.
Program Kelestarian Lingkungan Hidup merupakan penumbuhan kesadaran Keluarga dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kawasan pemukiman yang sehat.
Program Perencanaan Sehat merupakan penumbuhan dan peningkatan kesadaran Keluarga dalam keterlibatan perencanaan kehidupan menuju Keluarga berkualitas.
Dengan implementasi 10 Program Pokok PKK, diharapkan peran serta seluruh anggota PKK dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat khususnya pemberdayaan keluarga, serta dapat menjalankan salah satu fungsi Gerakan PKK yaitu diharapkan mampu Menampung dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat. Selanjutnya, anggota PKK diharapkan mampu menjalankan Visi Gerakan PKK yang tercantum dalam Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2021 – 2024, yaitu “Terwujudnya Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju di Tahun 2024. Adapun penjabaran dari Visi tersebut, yaitu: Keluarga Sehat diartikan keluarga yang setiap individunya berada dalam kondisi yang sejahtera, baik dari segi fisik maupun mental, sehingga dapat hidup normal secara sosial dan ekonomi di tengah masyarakat lainnya; Cerdas diartikan terpenuhinya pendidikan dan penguasaan keterampilan yang di butuhkan dalam mengolah potensi yang dimiliki serta dapat mengakses layanan dasar Pendidikan; Berdaya diartikan kemampuan untuk mengolah potensi sumberdaya yang dimiliki dengan memanfaatkan teknologi sesuai perkembangan masyarakat; Beriman dan Bertaqwa diartikan sebagai terwujudnya pribadi yang menerapkan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjalankan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.
Oleh karena itu, pentingnya peran anggota PKK serta stakeholder untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan manfaat dan pentingnya 10 Program Pokok PKK. Serta, partisipasi masyarakat juga diharapkan untuk membantu percepatan program PKK, agar dapat membantu terwujudnya pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Penulis : Anthony Lee Mega Satria, S.IP
Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Publik
Pascasarjana STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat


Editor: red

Komentar

Terkini