"FAKSI"  AKAN GELAR AKSI JIKA TAK KEMBALIKAN BANTUAN RUMAH REHAB Rp 20 jt

"FAKSI"  AKAN GELAR AKSI JIKA TAK KEMBALIKAN BANTUAN RUMAH REHAB Rp 20 jt

ORBITNEWS, Aceh Timur,- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan penyaluran dana Program Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat kurang mampu bebas dari pungutan biaya atau gratis. Dana Program BSPS senilai Rp 20 juta diberikan pemerintah sebagai stimulan bagi masyarakat dapat digunakan untuk pembelian bahan bangunan senilai Rp 17,5 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mendesak semua pihak yang diduga terlibat pengelolaan program bantuan rehab rumah bagi sejumlah warga kurang mampu di Aceh Timur, memberikan hak masyarakat miskin tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa pemotongan atau pungli.

Dia mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di depan kejaksaan Idi, bersama ratusan masyarakat miskin penerima bantuan rehab rumah tersebut, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

" Kami dengar dana bantuan rehab yang diterima tidak sesuai dan bervariasi dalam bentuk barang, jadi kami minta  diserahkan utuh, jangan ada yang dipotong sepeserpun, atau kami gelar aksi di depan kejaksaan pekan depan,"  kata Ronny, Minggu 19 November 2022.

Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu mengaku dirinya mendapatkan berbagai laporan langsung dari warga terkait hal itu, terutama informasi yang beredar lewat sejumlah media online beberapa hari belakangan ini.

" Kami dapat info langsung dari masyarakat, juga beberapa media, termasuk LSM, soal dugaan adanya pemotongan dana bantuan bagi fakir miskin tersebut secara terselubung, sedangkan sisanya diserahkan berupa barang bangunan yang tidak layak dan sangat mengecewakan," ungkapnya.

Menurut Ronny, hal itu tidak wajar, apalagi menyangkut hak - hak fakir - miskin. Ditambah lagi, Aceh sebagai daerah syariat Islam yang sangat sensitif soal itu.


Editor: red

Komentar

Terkini